Sabtu, 24 Desember 2011

shalat sunnah tasbih


SHALAT  SUNNAH TASBIH


Shalat sunnah tasbih adalah shalat yang di dalamnya dibacakan kalimat tasbih sebanyak 300 kali.
Shalat tasbih adalah mustahabbah ( sunnah ) pendapat ini yang dikemukakan oleh sebagian ulama penganut Mazhab Syafi’i. Hadist Rasulullah SAW kepada pamannya Abbas bin Abdul Muthallib yang berbunyi:
“ Wahai Abbas pamanku, Aku ingin memberikan padamu, aku benar-benar mencintaimu, aku ingin melakukan sepuluh sifat jika  engkau melakukannya Allah akan mengmapuni dosamu, baik yang pertama dan terakhir, yang terdahulu dan yang baru, yang tidak senagaja maupun disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersebunyi maupun yang terang-terangan. Sepuluh sifat adalah engkau melaksanakan shalat empat rakaat,engkau baca setiap rakaat Al-Fatihah dan surah,apabila  engkau selesai membacanya di rakaat pertama dan engkau masih berdiri, maka ucapkanlah  Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar 15 kali, kemudian ruku’lah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sedang ruku’,kemudian sujudlah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sujud, kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali kemudian sujudlah dan bacalah 10 kali kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali. Itul                 ah 75 kali dalam setiap rakaat dan lakukanlah hal tersebut pada empat rakaat. Jika engkau sanggup  untuk melakukannya satu kali dalam setiap hari,maka lakukanlah, jika tidak maka lukukanlah satu kali seminggu, jika tidak maka lakukanlah sebulan sekali, jika tidak maka lakukanlah sekali dalam setahun dan jika tidak maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu” (HR Abu Daud 2/67-68)

TATA CARA SHALAT SUNNAH TASBIH
shalat sunnah tasbih dilakukan 4 raka’at (jika dikerjakan siang maka 4 raka’at dengan sekali salam dan jika dikerjakan malam 4 raka’at  dengan dua salam). Sebagaimana seperti shalat biasa hanya saja ada tambahan bacaan tasbih pada saat-saat berikut :
1.     Setelah pembaacaan surah Al-fatihah dan surah pendek membaca tasbih(Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar) sebanyak 15x.

2.     Setelah itu ruku’ dan membaca doa ruku’ setelah itu dilanjukan membaca tasbih (Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar) 10x.

3.     Lalu I’tidal san setelah membaca doa I’tidal dilanjutkan dengan tasbih (Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar) sebanyak 10x.

4.     Setelah itu ruku’ dan membaca doa ruku’ membaca tasbih (Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar) sebanyak 10x.

5.     Lalu duduk di antara dua sujud setelah membaca doannya membaca tasbih (Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar) sebanyak 10x.

6.     Lalu sujud dan setelah membaca do’a sujud dilanjutkan dengan tasbih (Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar) sebanyak 10x.

7.     Setelah duduk istirahat sebelum berdiri (atau sebelum salam tergantung pada raka’at ke berapa) membaca tasbih sebanyak 10x.

Jumalah total tasbih satu raka’at (75 kali )
Jumlah total : 4 x 75 =300 kali tasbih.




shalat sunnah dhuha


SHALAT DHUHA


    shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi hari atau waktu Dhuha yakni ketika matahari sepenggalan naik kira-kira antara jam tujuh sampai masuk shalat dzuhur.
     Shalat Dhuha ini dikerjakan dua raka’at dan sebanyak-banyaknya 12 raka’at dengan masing-masing mengulang dua raka’at dengan satu salam. Dan cara mengerjakannya sama dengan cara mengerjakan shalat sunnah dua rakaat. Cara melaksanakan shalat Dhuha sama dengan shalat fardhu dalam setiap gerakannya,yang membedakan hanyalah niat dan bacaan surah nya. Yaitu surah Asy-Syamsu dan surah Adh-Dhuha tetapi jika tidak hafal dapat diganti dengan ayat-ayat Al-Qura’an yang lain.

Tata Cara Shalat Dhuha :
1. Niatnya :
Ushalli sunnatadh dhuha rak’ataini lillaahi ta’aalaa”

2. Takbiratul ihram katika memulai shalat
Rasulullah bersabda:
kunci shalat adalah bersuci dan pengharamnya adalah  takbir dan penghalalnya adalah mengucap salam”.
(HR.Abu Dawud)


3. Membaca Al-fatihah
Rasulullah Bersabda:
Tidak syah shalat bagi seorang yang tidak membaca surah Al-fatihah.”(HR.Muslim).

4. Membaca Surah Asy-syamsu pada raka’at pertama( jika tidak hafal bisa diganti).

Membaca Surah Adh-Dhuha pada raka’at kedua(jika tidak hafal bisa diganti).
5. Ruku’
Perintah Rasulullah kepada orang yang salah dalam shalatnya:
Kemudian ruku’lah sehingga kamu thuma’ninah dalam melaksanakannya”.(HR.Bukhari).

6. I’tidal
Perintah Rasulullah kepada orang yang salah dalam shalatnya:
Kemudian berdirilah sehingga engkau tegak berdiri (I’tidal).”(HR.Bukhari).

7. Sujud
Rasulullah bersabda:
Aku perintahkan untuk bersujud dengan tujuh tulang dahi sambil beliau mengisyaratkan pada hidungnya, dua tanggan,dua lutut, dan ujung-ujung jari dan kadua kaki.”
(HR. Bukhari).
8. Bangun dari sujud
Perintah Rasulullah kepada orang yang salah dalam shalatnya:
Kemudian bangkitlah sehingga kamu duduk dengan thuma’ninah.” (HR. Bukhari).
9. Duduk di antara dua sujud
Perintah Rasulullah kepada orang yang salah dalam shalatnya:
Kemudian bangkitlah sehingga kamu duduk dengan thuma’ninah”.(HR.Bukhari).

10.    Duduk tasyahud akhir dengan thuma’ninah.

11.    Membaca tasyahud akhir

12.    Melakukan salam yang pertama kekanan

13.    Tertib( berurutan dalam mengerjakan rukun-rukun tersebut).


Doa sesudah shalat dhuha :
“ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHALIHIN”.

Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.